LightBlog

Minggu, 05 November 2017

Bagaimana Batasan Makan Telur yang Aman dalam Sehari? Ini Penjelasannya.


Telur merupakan lauk yang banyak dipilih masyarakat baik untuk sarapan maupun makan diwaktu yang lain. Selain sudah populer, telur juga praktis dalam penyiapannya sehingga hampir di setiap keluarga selalu tersedia jenis lauk ini. Namun amankah mengonsumsi telur setiap hari?

Bagi Anda yang mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi di dalam tubuh tentu ada rasa was-was apabila harus mengonsumsi telur. Bagaimana seharusnya mengonsumsi telur yang aman, berikut hellosehat menjelaskan.

Berapa kali makan telur yang dianjurkan dalam satu hari agar tidak kena kolesterol?

Telur adalah salah satu sumber protein yang baik untuk tubuh. Namun, di sisi lain, telur juga memiliki kadar kolesterol di dalamnya. Nah, banyak yang takut makan telur karena kandungan kolesterol yang disebut-sebut bisa bikin kolesterol darah naik jika dikonsumsi. Faktanya, dalam satu butir telur ukuran besar, terdapat kandungan kolesterol sebanyak 186 mg dan semuanya terkandung di dalam kuning telur, yang biasanya lebih banyak digemari ketimbang putihnya.

Kalau begitu, berapa banyak telur yang boleh dikonsumsi dalam sehari? Sayangnya, sampai saat ini memang tidak ada rekomendasi yang pasti terkait berapa banyak telur yang boleh dikonsumsi dalam satu hari. Namun, ada anjuran seberapa banyak kolesterol yang boleh Anda konsumsi dalam satu hari, yaitu:
Jika Anda sehat dan tak memiliki riwayat penyakit apapun, maka kadar kolesterol yang boleh dikonsumsi dalam sehari tidak lebih dari 300 mg.
Bila Anda mengalami diabetes, penyakit jantung, atau punya kadar kolesterol tinggi, maka Anda hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi kolesterol tak lebih dari 200 mg hari.

Sebuah penelitian yang dilansir dari Mayo Clinic menyebutkan bahwa makan telur sebanyak 7 butir telur per minggu tidak akan meningkatkan kadar kolesterol tubuh pada orang yang sehat. Dalam penelitian lain, disebutkan bahwa konsumsi 1-3 telur dalam sehari tak membuat kadar kolesterol tubuh langsung naik. Namun sekali lagi, hal ini hanya dilakukan pada orang sehat, bila Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya bicarakan dulu dengan ahli gizi.

Lebih banyak makan putihnya ketimbang kuning telur

Memang tidak ada patokan pasti berapa banyak telur yang baik untuk dikonsumsi. Namun, jika Anda penggemar telur, sebaiknya kurangi konsumsi bagian kuning telur, jangan terlalu sering dimakan. Makanlah bagian putihnya saja. Anda bisa memanfaatkan kuning telur sebagai campuran kue atau makanan lain.

Mungkin kadar kolesterol yang ada dalam kuning telur tersebut tak melampaui batas maksimum yang telah ditentukan, tapi itu belum ditambah dengan makanan lain yang Anda konsumsi yang mungkin saja ada kolesterolnya. Jadi, perkirakan kuning telur yang Anda makan atau bila Anda takut, sisihkan bagian kuningnya.

Jangan cuma makan telur saja, tapi perhatikan juga pengolahannya

Sebenarnya, kolesterol dalam tubuh Anda tidak akan langsung melonjak setelah Anda makan telur. Hal ini tergantung dengan makanan lain yang Anda makan dan bagaimana Anda mengolahnya. Coba ingat-ingat bagaimana Anda mengolah telur setiap hari? Bila Anda selalu menggoreng, membuatnya jadi telur dadar, atau bikin telur mata sapi, pasti Anda menggunakan minyak atau margarin sebagai bahan untuk menggoreng. Nah, ini yang kemudian bisa bikin kadar kolesterol Anda naik.

Minyak serta margarin punya kandungan lemak jenuh yang jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak akan buat kolesterol tubuh melonjak. Jadi, jangan salahkan telur yang Anda konsumsi saja, ya. Mulai sekarang, sebaiknya olah telur dengan cara yang lebih baik, misalnya direbus atau cara lain yang tak menggunakan minyak serta margarin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox